FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI DUSUN KPR WADIO ATAS DAN DUSUN JL. MANDALA ATAS, KABUPATEN NABIRE
Abstract
Buang air besar sembarangan (BABS) merupakan masalah kesehatan lingkungan yang masih menjadi tantangan serius karena dapat meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit berbasis lingkungan. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan untuk mengurangi praktik BABS, salah satunya melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diterapkan di Provinsi Papua. Penelitian ini memiliki kebaruan dengan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perilaku BABS pada masyarakat di Dusun KPR Wadio Atas dan Dusun Jl. Mandala Atas, Kelurahan Bumiwonorejo, Kabupaten Nabire, yang masih menghadapi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku BABS pada masyarakat di kedua dusun tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 30 responden. Variabel independen meliputi pendidikan, pengetahuan, tingkat ekonomi, kepemilikan jamban, dan peran petugas kesehatan, sedangkan variabel dependen adalah perilaku BABS. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui analisis univariat serta bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,003), pengetahuan (p=0,001), tingkat ekonomi (p=0,001), dan kepemilikan jamban (p=0,001) berpengaruh signifikan terhadap perilaku BABS. Sementara itu, peran petugas kesehatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku BABS (p=0,501). Kesimpulannya, perilaku BABS dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pengetahuan, kondisi ekonomi, dan kepemilikan jamban, sedangkan peran petugas kesehatan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi intervensi sanitasi yang lebih efektif untuk mengurangi praktik BABS di masyarakat.Top of FormBottom of Form
Kata Kunci : Perilaku, Buang Air Besar Sembarangan, STBM
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aminah Arfah, 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepemilikan Jamban Keluarga Di Desa Sipange Jalu Kecamatan Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan. Fakultas kesehatan masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Arikunto. 2013, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.
Boeree, C. George. 2009 Personality Theories: Melacak Kepribadian Anda Bersama Psikologis Dunia. Jogjakarta: Prismasophie
Chandra B (2012). Pengantar kesehatan lingkungan. Jakarta: ECG.
Darsana, N (2012). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Keluarga di Desa Jehem Kecamatan Tembuku Kabupaten BangliTahun. 2012,(Jurnal) (Online) Diakses pada tanggal 13 february 2019.
Dharma, Kelana Kusuma. (2011). Metode Penelitian Keperawatan. Jakarta: Trans Info Media Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 Bidang Biomedis. Jakarta: Badan Litbangkes, Depkes RI, 2013.
Dharma K.K. (2011). Metodologi penelitian keperawatan: panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian, Jakarta: TIM
Departemen Kesehatan Republik Indonesia.2013. Laporan Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2013 Bidang Biomedis. Jakarta: Badan Litbangkes, Depkes RI
Hurlock, E. B. 2012. Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Hastuti Marlina, 2017 Hubungan Karakteristik Individu dan Lingkungan SosialTerhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarangan Desa Tanjung MedangKecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru
Kamria, dkk. 2013. Faktot-Faktor yang MempengaruhiMasyarakat Terhadap Femanfaatan Jamban Keluarga di Desa Bontallasa Dusun Makuring Kabupaten Maros. Volume 3 Nomor 1 Tahun 2013. Hlm 99-102
Kemenkes RI. Kurikulum dan Modul Pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014
Kurniawati, T. 2015. Buku Ajar Kependudukan dan Pelayanan KB. Jakarta: EGC Kurniawati, Linda Destiya. 2016. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Kepala Keluarga Dalam Pemanfaatan Jamban Kampung Nelayan Tambak Lorok Semarang . Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.
Marliana. 2011. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Buang Air Besar Pada Keluarga Di Desa Bleboh Jiken Blora. Skripsi: S1 Keperawatan Universitas Muhamadiyah Semarang
Murwati. 2012 Faktor Host Dan Lingkungan Yang Mempengaruhi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan. Tensis Semarang : Program Pasca Sarjana Undip
Martyanningsih 2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Daerah Microwave Pesinggahan Kabupaten Klungkung Tahun 2018” Program Diploma IV Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Denpasar.
Notoatmodjo S. 2011. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Notoatmodjo,S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. . 2004. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo S. 2012 Konsep Perilaku dan Perilaku Kesehatan. In : Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2012. p. 138-147.
Nugroho. 2011. Asuhan Keperawatan Maternitas, Anak, Bedah, dan Penyakit dalam. Yogyakarta: Nuha Medika
Nursalam. 2013. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis : Jakarta : SalembaMedika.
Triyono, A. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Buang Air Besar Masyarakat Nelayan di Kampung Garapan Desa Tanjung Pasir Kabupaten Tangerang Propinsi Banten. Forum Ilmiah.Vol 11 No 3.
Saliani, Halenita. 2017. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Praktek Buang Air Besar Masyarakat di Desa Garuga Kecamatan Mantoh Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah. Naskah Publikasi. Program Pasca sarjana. Universitas Sam Ratulangi Manado.
Sukma, Hadiati 2018. Hubungan Pengetahuan, Sikap BAB, dan Kepemilikan SepticTank Dengan Status ODF (Open Defecation Free) di Kecamatan Candisari Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 6. No.6.
Widowati, 2015 Hubungan Karakteristik Pemilik rumah dengan perilaku buang air besar sembarangan di wilayah kerja Puskesmas Sambung Macan II, Fakultas kesehatan Masyarakat Universitas Muhamadiyah Surakarta
Wijayanti, Amalinda Kris. 2016. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Buang Air Besar di Jamban di Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 4 No. 1.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








_edit.png)


.png)
.png)

